Menjadi Kaya Tak Pernah Semudah Ini

Minggu, 13 Oktober 2013

cara membeli rumah tanpa modal - property cash machine
Judul : Property Cash Machine
Penulis : Joe Hartanto
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun Terbit : 2009
Dimensi : 140x210 mm
Tebal : li + 185 halaman
Harga : Rp 80.000,00

“Alhamdulillah, saya telah membuktikan pada dunia bahwa saya telah berhasil membeli properti senilai lebih dari Rp 600 juta ndak pake duit, malah dapat duit lebih dari 50 juta. Ini semua berkat bimbingan yang sabar dari Pak Joe. Terima kasih dan sukses selalu, Pak Joe.” 

- Agus Pramono

Dengan kutipan testimoni seperti itulah buku ini dibuka dan masih banyak lagi testimoni yang akan membuat anda semakin penasaran dengan buku ini.

Kita semua pasti punya satu pertanyaan yang sama, apa benar menjadi kaya bisa semudah ini? Bisnis properti memang selalu terdengar menggiurkan. Faktanya bisnis propertilah yang membawa sejumlah besar nama-nama menduduki peringkat atas orang-orang terkaya di dunia. Tapi benarkah properti adalah bisnis milik kaum elite saja? Buku ini akan membuktikan pada Anda bahwa properti juga bisa berpihak pada Anda, siapapun Anda.

Terbagi atas lima bagian dan delapan belas BAB, buku ini menjelaskan hampir seluruh hal yang perlu diketahui Anda yang ingin menjadi seorang investor properti. Diantara bahasannya adalah, 5 Macam Harga Properti, 6 Sumber Pendanaan, 7 Strategi Transaksi Tanpa Modal, 8 Strategi Pengajuan Kredit, 9 Strategi Sukses Menjual Properti, dan masih banyak lagi yang menarik untuk dikupas satu per satu.

Di setiap sub-bab buku ada poin-poin penting yang disajikan dalam sebuah kotak berjudul “AHA!” yang bisa memudahkan pembaca menemukan kembali poin tersebut saat ia membacanya kembali di kemudian hari.

Buku ini dikemas dengan gaya bahasa ringan dan santai sehingga bisa dibaca semua kalangan. Sebagai seorang pembicara dan motivator bisnis penulis tentu bisa dengan baik mengkomunikasikan maksudnya kepada pembaca lewat tulisan. Perhitungan dan angka-angka didalamnya pun tidak terlalu rumit dan dijelaskan dengan baik sehingga pembaca tak perlu ikut pusing memikirkannya.

Teori + Langkah Praktis = Sempurna!
Satu diantara kelebihan yang paling saya sukai dari buku ini adalah isinya tidak melulu teori. Banyak buku tentang wirausaha hanya cerita soal bagaimana mengubah mindset, bagaimana berpikir seperti pengusaha dan apa-apa yang harus dipersiapkan sebelum menjadi pengusaha tanpa diikuti langkah pasti setelahnya. Buku ini termasuk lengkap dengan menjelaskan dasar-dasar dan pola pikir seorang pengusaha properti dan langkah-langkah apa saja yang harus mereka lakukan untuk menuju kesana.

Dibahas juga didalamnya tips-tips, siasat-siasat memilih, membeli, hingga menjual kembali properti. Dibahas juga beberapa kesalahan pemula berdasarkan pengalaman penulis sehingga pembaca tak lagi mulai dari nol.

Dari Lokakarya Menjadi Buku
Buku ini sejatinya merupakan intisari sebuah lokakarya Properti Cash Machine yang telah dibawakan penulis dan berhasil di banyak tempat. Bagaimanapun berhasilnya sebuah lokakarya, tentu akan berbeda hasilnya jika ia diintisarikan kedalam sebuah buku. Ada beberapa poin yang melemahkan buku ini. Pertama, di BAB 3 yang berjudul Penghambat Mental Anda penulis mengatakan harus ada visualisasi dalam pikiran pembaca untuk menemukan dan menghancurkan penghambat mental. Ini adalah proses yang sulit dilalui tanpa bantuan seorang praktisi yang ahli. 

Kedua, jika dibandingkan dengan buku lain yang sejenis, saya kira buku ini bisa semakin baik jika dilengkapi dengan lampiran bentuk surat perjanjian sewa-menyewa dan jual beli dan lebih baik lagi jika ditambah contoh aplikasi pengisian kredit dari bank. Meskipun sepele, masih ada segolongan orang yang masih canggung dengan transaksi properti dengan alasan belum pernah.

Diatas itu semua Property Cash Machine telah memberikan sumbangsih besar bagi pemula yang ingin terjun di bidang bisnis properti. Jika Anda tanya saya, buku ini adalah tempat mulai terbaik untuk itu. Selamat berbisnis!

resensi oleh Habib Asyrafy
Bagikan via:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Google+ Followers