Jenis Penulis yang Disukai Pembaca

Sabtu, 29 Juni 2013

ciri orang pintar rajin baca dan komentar di blog

Kamu, pembaca blog biasa, yang bukan seorang blogger, pasti tak tahu bagaimana galaunya seorang blogger memikirkan apakah tulisannya disukai pembacanya atau tidak. Kamu juga pasti tidak pernah memikirkan betapa kasihannya seorang blogger yang mengira tak seorang pun membaca blognya hanya karena kamu malu berkomentar. Aku sebagai seorang blogger paham. Jadi dalam tulisan kali ini aku ingin kamu tahu bagaimana blogger mengklasifikasikan pembacanya. So let’s check this out!


Setelah cukup lama mengamati, akhirnya aku bisa membagi para pembaca blog ini ke dalam beberapa kategori. Di bawah ini aku jelaskan beberapa kategori pembaca blog menurut aktivitas dan keterlibatannya dalam blog yang ia baca. Coba kamu perhatikan, kira-kira termasuk jenis pembaca manakah sebenarnya kamu selama ini?


SILENT READER
Kata teman-temanku dari negeri jiran, pembaca senyap adalah mereka yang datang, membaca, diam dan berlalu begitu saja tanpa ada jejak atau tanda-tanda peninggalan apapun. Ya, mereka seperti air di daun keladi walaupun sempat tergenang tapi pergi tanpa meninggalkan bekas. (Jadi ingat lagu lawas)

Ada cukup banyak alasan jika kalian bertanya kenapa mereka tidak meninggalkan komentar. Ada yang bilang tidak punya blog, ada yang bilang tidak tahu caranya, ada yang bilang malu dan banyak alasan lain lagi yang kedengaran sama sepelenya. Tapi anehnya semua alasan sepele itu cukup untuk membuat mereka tidak berkomentar.

Padahal komentar tidaklah harus berupa masukan atau pertanyaan. Padahal komentar seperti: “Ditunggu tulisan berikutnya bang!” pun sudah cukup untuk membuat semangat menulis seorang blogger kembali membara.

Hiks hiks – kasihan blogger yang tulisannya telah menghibur dan menyemangati ribuan orang tapi tak satu pun dari mereka yang menyemangati si blogger.


SMART READER
Jika kamu menemukan seorang teman yang tahu bagaimana menggunakan bookmark pada peramban (browser) maka kamu telah menemukan seorang pembaca pintar. 

Aku menyebut mereka pembaca pintar karena tidak banyak orang yang bisa menggunakan fungsi sebuah aplikasi secara penuh. Jika mereka tahu penggunaan bookmark dapat mempermudah mereka untuk membuka situs yang mereka inginkan dalam satu kali klik, tentulah tidak salah kalau aku menggolongkan mereka dalam kelompok pembaca pintar.

Untuk yang belum tahu, cara cepat untuk membookmark suatu halaman adalah dengan menekan [CTRL] + [D] lalu tekan [ENTER]. Jika kamu langsung mempraktekkannya barusan, maka seharusnya kamu sudah bisa mengakses halaman ini dengan satu klik (tanpa perlu repot mengetik www.habibasyrafy.com yang namanya panjang, rumit dan cukup sulit dihapal itu)

Dengan membookmark suatu halaman kamu tak perlu lagi menghapal atau mencatat alamat suatu situs atau URL untuk membuka kembali suatu halaman. Membookmark suatu halaman akan mempermudahmu melihat update dari suatu situs atau blog. Baik update tulisan maupun update komentarnya.

cara membuat bookmark pada browser di situs HabibThink

COMMENTING READER
Pembaca yang berkomentar. Wah wah – kalian tidak tahu betapa senangnya kami para blogger ketika mendengar istilah ‘commenting reader.’ Ketahuilah di depan sebuah layar lain di dunia ini, ada seorang blogger yang senyum-senyum sendiri ketika membaca kalimat yang sedang kamu baca sekarang ini. Mereka tidak gila. Mereka hanya senang mengingat para pembaca blog yang senantiasa berkomentar.

Mungkin sebagian orang menganggap terlalu repot untuk login lewat email atau facebook untuk sekadar berkomentar di blog seseorang. Tapi bagi mereka, apresiasi atas sebuah karya masih di atas segalanya. Sejelek apapun tulisan seseorang, mereka telah berbagi apa yang mereka pikirkan dengan dunia dan untuk itu mereka patut diapresiasi.

Kalau pun tidak berupa pujian atau ucapan terima kasih, komentar berupa kritik pun sebenarnya lebih disukai para blogger ketimbang tidak ada komentar sama sekali. Sepanjang kritik itu membangun dan disampaikan dengan cara yang baik, aku yakin tidak seorang pun tidak menyukai kritik.

Aku sendiri terus mempermudah pembacaku untuk berkomentar, baik untuk mereka yang online dari PC maupun dari gadget. Dengan DISQUS yang kini terpasang di blogku, para pembaca cukup menekan logo facebook untuk berkomentar. Hanya sekali klik dan tidak perlu mendaftar. Jadi kukira tak ada alasan untuk tidak meninggalkan komentar.


SHARING READER
Pembaca yang berbagi. Ini tingkatan terakhir dari seorang pembaca yang sangat sulit didapatkan. Selain karena sulitnya membuat tulisan yang cukup pantas untuk dibagi ke orang banyak, orang-orang ini juga sulit ditemukan karena memang sedikitnya jumlah mereka yang mau repot-repot berbagi informasi dengan teman-temannya.

Sebagai blogger, kami hanya mampu mengucapkan terima kasih pada pahlawan tanpa tanda jasa yang turut membantu menyebarkan tetes-tetes kebaikan yang terkandung dalam satu atau dua paragraf tulisan di blog kami. Orang-orang yang menekan tombol share atau tweet pastilah orang yang sangat peduli dengan sesama dan kami tak dapat memberikan apa-apa pada mereka kecuali doa, semoga segala kebaikan senantiasa tercurah pada mereka yang suka berbagi.


Itulah keempat jenis pembaca blog versi Habib Think. Semoga tulisan ini dapat membuat kamu yang masih di level pembaca terendah naik ke level yang lebih tinggi. Karena tak ada yang pembicara tanpa ada pendengar dan tak ada yang penulis tanpa pembaca.
Bagikan via:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Google+ Followers